STRATEGI PEMBELAJARAN UNTUK SANG PEMBELAJAR


STRATEGI PEMBELAJARAN UNTUK SANG PEMBELAJAR

Bagaimanakah cara sang pembelajar dalam menyampaikan suatu materi atau pengetahuan yang ia dapat kepada peserta didik agar tidak terkesan membosankan. Hal-hal seperti inilah yang sering menjadi pokok permasalahan mengapa peserta didik kurang menanggapi atau memahami topik yang sedang di sampaikan oleh sang pembelajar, mengapa hal ini bisa terjadi?. Kurangnya kemampuan sang pembelajar dalam menguasai suasana serta terkadang sedikit monoton, dan kurangnya kemampuan publick speaking atau kecakapan dalam berbicara juga salah satu faktor yang menentukannya. Di era sekarang ini di mana dunia pendidikan sudah banyak mengalami perkembangan khususnya di bidang teknologi informasi yang banyak memberikan fasilitas-fasilitas kemudahan bagi peserta didik yang ingin memperoleh pengetahuan yang lebih banyak, di mana ketika masyarakat luas ingin mencari pengetahuan yang lebih banyak, tinggal searcing atau browsing saja ke internet, di situ sudah banyak sekali pengetahuan-pengetahuan yang dapat di peroleh baik pengatahuan yang tergolong positif maupun negative. Hal ini bisa dikatakan bahwa teknologi informasi juga dapat menjadi pesaing bagi mereka yang memiliki profesi sebagai seorang pembelajar, guru dan lain sebagainya. Jika hal seperti ini tidak di ketahui dan di pahami oleh seorang pembelajar maka peran mereka bisa jadi akan tergeser atau tergantikan oleh dunia teknologi informasi.

Seorang pembelajar haruslah mampu membuat peserta didiknya tertarik dan memiliki keinginan untuk selalu memperhatikan apa yang sedang di sampaikan. Ketika  seorang pembelajar menyadari bahwa audiens atau peserta didik ada yang merasa mengantuk, mengobrol sendiri, tidak tertarik untuk mendengarkannya maka pada saat itulah peran seorang pembelajar benar-benar di tuntut untuk dapat membuat audiens atau peserta didik untuk tertarik kembali memperhatikannya. Hal ini tentunya tidaklah mudah, sedikit selingan atau humor yang dapat merubah suasana sangat di perlukan sekali, akan tetapi bagi mereka yang latar belakang sifatnya cenderung kurang mampu untuk memberikan lelucon tentu saja sangat sulit sekali untuk menciptakan suasana yang demikian. Sesungguhnya untuk menciptakan suasana-suasana seperti itu tidaklah hanya menggunakan selingan-selingan berupa humor saja, banyak sekali metode yang dapat di gunakan, seperti menyanyi, bercerita, memberikan umpan balik terhadap apa yang telah di sampaikan dan lain sebagainya.

Pentingnya seorang pembelajar untuk mengetahui dan memahami strategi dalam pembelajaran sangatlah banyak sekali, salah satunya adalah untuk membentuk pribadi seorang pembelajar yang profesional serta berkompeten dan untuk membuat audiens atau peserta didik lebih memahami materi atau pesan yang di sampaikan. Untuk dapat memiliki kemampuan-kemampuan seperti itu tentunya seorang pembelajar haruslah selalu aktif dalam mencari tahu atau melihat perkembangan-perkembangan dunia pendidikan serta teknologi informasi di mana hal-hal itu dapat sedikit mengurangi permasalahan yang di hadapi oleh seorang pembelajar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Jangan di klik

Powered By Widi Corporation

Bisnis Online
%d blogger menyukai ini: